ANGGARAN DASAR
BAB I
NAMA, STATUS, TEMPAT, DAN WAKTU
PASAL 1 Nama, Status, dan Tempat
(1) Organisasi ini bernama yaitu Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana.
(2) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang berstatus badan hukum.
(3) Gerakan pramuka berkedudukan di Ibukota Negara Repub lik Indonesia.
Pasal 2 Waktu
(1) Gerakan Pramuka didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 238 Tahun 1961 Tanggal 20 Mei 1961, sebagai lanjutan dan pembauran Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia
(2) Hari Pramuka adalah 14 Agustus
BAB II
ASAS, TUJUAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI
Pasal 3 ASAS
Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila
Pasal 4 TUJUAN
Gerakan Pramuka mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menjadi:
b. Manusia berwatak, berkepribadian, dan berbudi pekerti luhur yang:
1. tinggi moral, spiritual,kuat mental, sosial, intelektual, emosional dan fisiknya
2. tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya
3. kuat dan sehat jasmaninya
c. Warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan baik lokal, nasional mapun internasional.
Pasal 5 TUGAS POKOK
Gerakan pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kepramukaan kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.
Pasal 6 FUNGSI
Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan non formal, di luar sekolah dan di luar keluarga dan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda berlandaskan Sistem Among dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan, Metode Kepramukaan, dan Motto Gerakan Pramuka yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa serta masyarakat Indonesia.
BAB III
SIFAT, UPAYA DAN USAHA
Pasal 7 Sifat
(1) Gerakan Pramuka adalah Organisasi Kepansduan Nasional Indonesia, sebagai lembaga pendidikan non formal yang menyelenmggarakan pendidikan kepramukaan.
(2) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang keanggotaannya bersifat sukarela, tidak membedakan suku, ras, golongan, dan agama.
(3) Gerakan Pramuka bukan organisasi kekuatan sosial politik, bukan bagian dari salah satu organisasi kekuatan politik dan tidak menjalankan politik praktis.
(4) Gerakan Pramuka ikut serta membantu masyarakat dengan melaksanakan pendidikan kaum muda, khususnya pendidikan nonformal di luar sekolah dan di luar keluarga.
(5) Gerakan Pramuka menjamin kemerdekaan tiap-tiap anggotanya untuk memeluk agama dan kepercayaan masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu
Pasal 8 Upaya dan Usaha
(1) Segala upaya dan usaha Gerakan Pramuka diarahkan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
(2) Upaya dan usaha untuk mencapai tujuan diarahkanb pada pembinaan wtak, mental, emosional, jasmani dan bakat serta peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketrampilan dan kecakapan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
(3) Untuk menunjang upaya dan usaha serta mencapai Gerakan Pramuka, diadakan prasarana dan sarana yang memadai berupa organisasi, personalia, perlengkapan, dana, komunikasi, dan kerjasama.
Selengkapnya...
Jumat, 26 Februari 2010
ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA
Senin, 22 Februari 2010
RIWAYAT BAPAK PRAMUKA
LORD BADEN POWELL OF GIWELL 1857 - 1941
PENDIRI GERAKAN PANDU
Bapak Pandu Sedunia
Jika kamu hendak mengenal kepanduan atau kepramukaan lebih dalam lagi, kamu harus tahu tentang orang yang mendirikan Gerakan Pandu, salah seorang yang sungguh-sungguh dapat disebut "boy-man" (orang dewasa bersemangat muda), yang pernah ada di dunia.Lord Baden-Powell of Gilwell, Bapak Pandu Sedua, sangat disayang oleh semua pandu sebagai "BP"
Robert Stephenson Smyth Baden Powell di lahirkan di London, Inggris, pada tabggal 22 Pebruari 1857, yaitu hari dimana orang-orang Amerika merayakan hari ulang tahun George Washington yang ke 125. Ayahnya ialah Domine H.G. Baden Powell, Profesor di Oxford. Ibunya adalah Putri Admiral Inggris W.T. Smyth. Kakek buyutnya adalah Joseph Brewer Smyth. lahir di Amerika, tetapi bergabung dengan angkatan bersenjata Inggris ketika Revolusi Amerika dan akhirnya tinggal di Inggris. Jadi Baden Powell dari satu pihak adalah keturunan alim dan dari pihak yang lain keturunan orang koloni di Dunia baru yang penuh pengalaman
Masa Muda BP
Ayahnya meninggal ketika Robert berusia kurang lebih tiga tahun, meninggalkan ibunya dengan tujuh orang anak di bawah umur empat belas tahun. Seringkali keluarga yang besar itu mengalami kesulitan-kesulitan, tetapi berkat cinta kasih sang ibu terhadap anak-anaknya, dan cinta kasih anak-anak terhadap ibunya, segala kesulitan dapat diatasi. Dengan keempat saudaranya laki-laki, Robert mengalami hidup dialam terbuka yang sangat menyenangkan, dengan cara mengembara dan berkemah ke berbagai tempat di Inggris.
Pada tahun 1870 BP masuk Charterhouse School di London, dengan bea siswa. Ia bukan seorang pelajar yang luar biasa, tetapi ia adalah seorang yang giat. ia selalu menjadi pusat perhatian, yang memegang peranan jika ada sesuatu di halaman sekolah, dan segera menjadi terkenalkarena kecakapannya sebagai kiper kesebelasan Charterhouse.
Kecakapannya bermain sandiwara sangat digemari oleh teman-teman sekolahnya. Sewaktu-waktu ia diminta mengadakan suatu pertunjukan yang akan menggemparkan seluruh sekolah.
Ia juga gemar akan musik dan bakatnya melukis kemudian memungkinkannya menghiasi karangan-katrangannya sendiri.
Pada usia 19 tahun BP tamat belajar pada Charterhouse dan segera sesudah ada kesempatan, ia pergi ke India sebagai pembantu letnan, dan masuk resimen yang membentuk sayap kanan dari barisan berkuda dalam "Charge of the light Brgade" yang terkenal dalam perang Krim
Kecuali menjalankan tugas kewajibannya yang gilang gemilang dalam ketentaraan, ia menjadi kapten pada usia duapuluh enam tahun. Ia memperoleh piala olahraga yang sangat dihargai di seluruh India untuk kegiatan "pigsticking", yaitu memburu babi hutan dengan berkuda dan sebuah tombak pendek sebagai satu-satunya senjata. Kamu akan menyadari, betapa besar bahaya perburuan ini, kalau tahu bahwa babi hutan sering dikatakan sebagai "satu-satunya binatang yang berani minum air bersama-sama dengan seekor harimau dari satu telaga".
Berperang di Afrika
Pada tahun 1887 BP bertugas di Afrika, ikut serta dalam serangan terhadap orang-orang zulu dan kemudian melawan suku bangsa Ashanti yang buas dan prajurit-prajurit Matabele yang kejam. Penduduk disitu sagat takut kepadanya, sehingga ia diberi sebutan "impeesa, serigala yang tak pernah tidur", karena keberaniannya, kepandaiannya mengintai dan menyelidik, serta kecakapannya menemukan jejak-jejak yang menggemparkan itu.
Kenaikan pangkat Baden-Powel hampir diperoleh secara otomatis, begitu teratur terjadinya, sampai tiba-tiba ia menjadi termashur. Pada tahun 1899 BP naik pangkat menjadi kolonel.
Di Afrika Selatan kesukaran makin hari makin bertambah. Hubungan antara pemerintah Inggris dan pemerintah Republik Transval telah memuncak pada titik perpecahan. Baden-Powell diperintahkan supaya membentuk dua batalyon pemburu berkuda dan terus berangkat ke Mafeking, sebuah kota ditengah-tengah Afrika Selatan. "siapa yang menduduki Mafeking, dialah yang berkuasa di Afrika Selatan" Ujar orang-orang penduduk asli yang terbukti benar juga.
Pengepungan Mafeking
Pearang pecah dan selama 217 hari, mulai tanggal 13 Oktober 1899. BP menduduki mafeking dalam pengepungan oleh musuh yang jumlahnya jauh lebih banyak, sampai akhirnya pasukan-pasukan yang datang memberi pertolongan dapat menerobos jalan pada tanggal 18 mei 1900.
Selama ini negeri inggris menanti hasilnya dengan rasa khawatir. Akhirnya, ketika datang berita : "Mafeking telah tertolong ", maka negeri itu sangatlah gembira. Carilah " Mafeking" dalam kamus bahasa inggrismu, maka kamu akan mendapatkan disampingnya sebuah kata yang tercipta dihari menggemparkan itu, dari nama kota di Afrika : "Maffick"---yang berarti "riot-like celebration" atau " huru-hara yang menggemparkan".
BP yang sekarang telah naik pangkat menjadi Mayor jenderal adalah seorang pahlawan bangsanya.
Kepanduan Dilahirkan
Pada usia 44, tahun 1901, ia kembali dari afrika Selatan ke Inggris sebagai seorang pahlawan. Penuh dengan kehormatan dan ternyata inilah yang menjadi keheranannya, bahwa terkenalnya sebagai perseorangan menyebabkan buku karangannya untuk orang-orang tentara yaitu "aids to scouting" atau "Pedoman untuk memandu" terkenal pula. Buku itu dipakai sebagai bacaan disekolah-sekolah khusus untuk anak laki-laki.
Disini BP menyadari suatu panggilan. Ia sadar bahwa disinilah ia mempunyai kesempatan untuk menolong kaum muda negaranya supaya tumbuh menjadi orang yang kuat.jika sebuah buku tentang praktek-praktek memandu bagi orang dewasa laki-laki saja dapat membuat anak-anak laki-laki tertarik serta mengilhami mereka, apalagi sebuah buku yang semata-mata ditulis bagi kaum muda itu sendiri.
ia mulai bekerja dengan mempraktekkan pengalaman-pengalamannya di India dan di Afrika, diantara orang-orang zulu da suku bangsa suku bangsa buas lainnya.Ia mengumpulkan suatu perpustakaan yang khusus dan membaca buku-buku mengenai latihan-latihan untuk anak laki-laki dari abad ke abad---dari anak-anak sparta, orang-orang Inggris zaman dahulu, orang-orang indian, sampai zaman kita sekarang ini.
Sedikit demi sedikit, serta dengan seksama BP mengembangkan ide-ide tentang kepramukaan. ia hendak meyakinkan, bahwa ide-idenya itu akan ada hasilnya juga.
Oleh karena itu pada musim panas tahun 1907, ia mengajak duapuluh orang anak laki-laki ke pulau Brownsea di pelabuhan Poole, Inggris untuk mengadakan perkemahan pramuka pertama yang pernah dilihat oleh dunia. Perkemahan itu terselenggara dengan hasil yang sangat baik.
"Scouting for Boys"
Dan kemudin, pada permulaan tahun 1908, ia menerbitkan buku pedoman untuk latihan kepramukaan, "Scouting for Boys", terdiri atas 6 bab, serta diberi ilustrasi lukisan-lukisannya sendiri dengan tidak membayangkan bahwa buku ini akan menimbulkan suatu gerakan yang mempengaruhi kaum muda diseluruh dunia.
Baru saja buku "Scouting for boys" muncul ditoko-toko buku dan kios-kios penjualan surat kabar, mulailah regu-regu dan pasukan-pasukan pramuka bertumbuhan----tidak saja di Inggris, tetapi juga diberbagai negara.
Kehidupan BP yang kedua
Gerakan ini makin hari makin berkembang dan pada tahun 1910 menjadi sedemikian luasnya, sehingga BP menyadari bahwa kepramukaan akan menjadi pekerjaannya selama hidup. Ia mempunyai pandangan dan keyakinan untuk menyadari bahwa ia akan lebih berjasa lagi bagi tanah airnya apabila ia melatih para kaum muda supaya menjadi warga negara utama, daripada melatih beberapa orang dewasa laki-laki guna kemungkinan berperang dimasa datang.
Oleh karena itu ia meletakkan jabatannya dalam ketentaraan dimana ia telah menjadi letnan Jenderal dan memulai "kehidupannya yang kedua", seperti ia menyebutkannya --- kehidupan pengabdiannya kepada dunia melalui kepramukaan.
Persaudaraan Sedunia
Pada tahun 1912 ia mengadakan perjalanan keliling dunia untuk menemui para pramuka di berbagai negara. Ini adalah permulaan Kepramukaan sebagai Persaudaraan Sedunia. Perang Dunia pertama meletus dan menghentikan pekerjaan ini untuk sementara, tetapi dengan berakhirnya permusuhan, pekerjaan ini dilanjutkan lagi, dan pada tahun 1920 para pramuka dari seluruh dunia berkumpul di London untuk mengikuti pertemuan pramuka internasional yang pertama --- Jambore Dunia Pertama.
Pada malam terakhir dari Jambore itu, yaitu pada tanggal 6 Agustus, BP diangkat menjadi "Chief Scout of the World", "Bapak Pramuka Sedunia" disambut dengan tepuk tangan yang riuh oleh anak-anak yang berkumpul.
Gerakan kepramukaan terus berkembang. Pada waktu gerakan ini mencapai usia duapuluh satu tahun, jadi ketika sudah menjadi "dewasa", jumlah anggotanya meningkat menjadi lebih dari dua juta orang, yang tersebar hampir di seluruh negara-negara beradab di muka bumi ini. Pada saat itu BP dianugerahi oleh rajanya, Raja George V, julukan Baron dengan nama Lord Baden Powell of Gilwell......Meskipun demikian, bagi setiap pramuka ia selalu tetap: "BP", Bapak Pramuka sedunia.
Jambore dunia yang pertama diikuti oleh Jambore-jambore yang lain----pada tahun 1924 di Denmark, pada tahun 1929 di Inggris, pada tahun 1933 di Hongaria, pada tahun 1937 di Netherlands. Pada setiap jambore itu Baden Powell adalah tokoh utama, disambut dengan gegap gempita oleh "anak laki-lakinya" kemanapun ia pergi.
Tetapi jambore itu hanya merupakan sebagian dari usaha ke arah Persaudaraan Kepramukaan Sedunia.BP sering kali bepergian untuk kepentingan kepramukaan. Ia selalu berkirim surat kepada para Pemimpin Pramuka di berbagai Negara dan terus menulis tentang kepramukaan, serta menghiasi karangan-karangan dan buku-bukunya dengan lukisannya sendiri.
Masa Tuanya BP
Akhirnya setelah usia delapan puluh tahun, kekuatannya mulai berkurang. Ia kembali ke Afrika yang dicintainya, dengan isterinya, Lady Baden-Powell, menjadi pembantunya yang bersemangat dalam segala usahanya dan dia sendiri adalah Ketua Gerakan Kepramukaan Putri Sedunia, suatu gerakan yang juga dimulai oleh Baden-Powell.
Mereka bertempat tinggal di Kenya, di suatu tempat yang tentram serta dengan pemandangan yang indah melalui hutan-hutan yang sangat luas, menuju puncak gunung Kenya yang tertutup salju.
Disanalah BP meninggal dunia pada tanggal 8 Januari 1941, sebulan lebih sedikit sebelum ulang tahunnya yang ke delapan puluh empat tahun.
Selengkapnya...
PESAN LORD BODEN-POWELL OF GILWELL YANG TERAKHIR
Para pramuka yang kucintai!
Jika kamu pernah melihat sandiwara "Peter Pan", maka kamu akan ingat mengapa Pemimpin Bajak laut selalu membuat pesan-pesan terakhirnya sebelum ia meninggal, karena ia takut tak akan sempat lagi mengeluarkan isi hatinya, kalau tibasaatnya ia menutup mata nantinya.
Demikianlah halnya dengan diriku. Meskipun waktu ini aku belum meninggal, namun saat itu akan tiba juga bagiku. Oleh karenanya aku ingin menyampaikan sekedar kata-kata perpisahan untuk minta diri kepadamu.
Ingatlah, bahwa ini adalah pesanku yang tekakhir bagimu. Oleh karena itu renungkanlah!
Saya telah memiliki kehidupan sangat bahagia dan harapanku mudah-mudahan kamu sekalian masing-masing juga mengenyam kebahagiaan dalam hidupmu seperti aku.
Saya yakin, bahwa Tuhan menciptakan kita dalam dunia yang bahagia ini untuk hidup berbahagia an bergembira. Kebahagiaan tidak timbul dari kekayaan, juga tidak dari jabatan yang menguntungkan ataupun dari kesenangan bagi diri sendiri. jalan menuju kebahagiaan ialah dengan membuat dirimu sehat dan kuat, lahir dan batin sejak kamu masih anak-anak, sehingga kamu dapat berguna bagi sesamamu dan dapat menikmati hidup jika kamu kelak telah dewasa.Usaha menyelidiki alam akan menimbulkan kesadaran dalam hatimu, betapa banyak keindahan dan keajaiban yang diciptakan Tuhan didunia ini supaya kamu dapat menikmatinya! Bersyukurlah dengan sesutu yang telah kamu dapatkan dan berbuatlah yang terbaik atas apa yang telah kau dapatkan.
Lebih baik melihat sesuatu dari sisi baiknya daripada sisi buruknya. caranya yang benar memperoleh kebahagiaan ialah dengan membahagiakan orang lain. berusahalah agar kamu dapat meninggalkan dunia ini dalam keadaan yang lebih baik daripada ketika kamu datang. dan ketika giliranmu untuk meniggalkan dunia ini, maka kamu akan meninggal dengan hati bahagia karena ketika masih hidup kamu tidak menyia-nyiakan waktumu, tetapi telah kamu gunakan dengan sebaik-baiknya. Sedialah dengan cara ini, untuk hidup lebih bahagia dan meninggal dengan bahagia pula. Letakkan niat ini senantiasa dalam janji / Satya Pramukamu, meskipun kamu sudah bukan anak-anak lagi, dan Tuhan akan selalu menganugerahi pertolongan kepadamu alam melaksanakan niatmu.
Temanmu,
Baden-Powell of Gilwell
(pesan ini ditemukan diantara kertas-kertas Baden-Powell, sesudah beliau meninggal pada tanggal 8 Januari 1941)
Selengkapnya...
SUSUNAN PENGURUS MABICAB DAN KWARCAB KOTA METRO
SUSUNAN PENGURUS MABICAB DAN KWARCAB GERAKAN PRAMUKA KOTA METRO
MASA BAKTI 2009 - 2010
BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN KETUA KWARTIR DAERAH GERAKAN PRAMUKA LAMPUNG NOMOR : 004 TAHUN 2010
SUSUNAN PENGURUS MAJELIS PEMBIMBING CABANG GERAKAN PRAMUKA KOTA METRO
MASA BAKTI 2009 - 2010
KETUA : Walikota Metro
WAKIL KETUA : wakil Walikota Metro
SEKRETARIS : Sekretaris Daerah Kota Metro
ANGGOTA :
1. Seluruh Muspida Kota Metro
2. Asisten I, II, III Sekretaris Daerah Kota Metro
3. Seluruh Kepala badan / Dinas / Kantor Unit Satuan Kerja Se-Kota Metro
SUSUNAN PENGURUS KWARTIR CABANG GERAKAN PRAMUKA KOTA METRO
MASA BAKTI 2009 - 2010
KEUA : Drs. Sudarsono
WAKA I /BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA MUDA : Dra. Purwaningsih
WAKA II /BIDANG PEMBINAAN ANGGOTA DEWASA : Drs. Suwarno
WAKA III/BIDANG ORGANISASI DAN HUKUM : Hi Herman Sismono, S.Sos M.AP
WAKA IV /BIDANG KEUANGAN, USAHA, SARANA DAN PRASARANA: Drs. R. Haru Nurdi
WAKA V /BIDANG PENGABDIAN MASYARAKAT DAN HUMAS : Drs. Sukino
SEKRETARIS / ANCUSET : Hi. Sugeng Siswoyo,S.Pd,M.M.Pd
WAKIL SEKRETARIS : Dedi Yunus
BENDAHARA : Syufni Haita, SE
Selengkapnya...
Sabtu, 13 Februari 2010
LEMBAGA PENDIDIKAN
Lembaga Pendidikan Pramuka
Lembaga Pendidikan Pramuka sering kita sebut dengan Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka atau disingkat Lemdika. Lemdika merupakan Lembaga pendidikan bagian integral dari Kwartir.
Lemdika mempunyai fungsi sebagai berikut:
a. penyelenggara dan pelaksana pendidikan dan pelatihan anggota dewasa;
b. pembinaan teknis tim pelatih dan anggota dewas
a yang telah diberi sertifikat SHB/SHL;
c. pembina perpustakaan;
Ketua Lemdika dipilih dari para Pelatih Pembina Pramuka, melalui musyawarah pelatih yang diselenggarakan sebelum Musyawarah. Ketua Lemdika terpilih sekaligus secara ex-officio merangkap menjadi Andalan Cabang urusan Pembinaan Anggota Dewasa.
Pada hakikatnya organisasi Lemdika bersifat organisasi kerangka yaitu organisasi yang secara harian ditangani oleh personel terbatas. Pada saat yang diperlukan Ketua Lemdika dapat memobilisasi para pelatih, Andalan Cabang, Pelatih Konsultan atau Pembantu Andalan di daerahnya untuk menyelenggarakan kursus, seminar, lokakarya atau pertemuan pakar lainnya. Administrasi rutin Lemdika bersandar pada Bagian Tata Usaha Kwartir. Dalam Strukturnya Ketua Lemdika bertangungjawab kepada Ketua Kwartirnya.
Organisasi dan Tata Kerja Lemdika diatur dengan Surat Keputusan tersendiri.
Selengkapnya...
SATUAN BHAKTI HUSADA
SATUAN KARYA PRAMUKA BAKTI HUSADA
(SAKA BAKTI HUSADA)
Satuan Karya Pramuka (Saka) Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional.
Tujuan dibentuknya Saka Bakti Husada adalah untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Yang dapat menjadi anggota Saka Bakti Husada adalah :
• Pramuka penggalang, usia 14 tahun ke atas, yang sudah mencapai tingkat Penggalang Terap.
• Pemuda berusia 16-23 tahun, dengan syarat khusus
• Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
• Pamong Saka dan Instruktur tetap.
Saka Bakti Husada meliputi 5 (lima) krida, yaitu :
1. Krida Bina Lingkungan Sehat
2. Krida Bina Keluarga Sehat
3. Krida Penanggulangan Penyakit
4. Krida Bina Gizi
5. Krida Bina Obat.
Krida Bina Lingkungan Sehat, terdiri atas 5 (lima) SKK :
1. SKK Penyehatan Perumahan
2. SKK Penyehatan Makanan dan Minuman
3. SKK Pengamanan Pestisida
4. SKK Pengawasan Kualitas Air
5. SKK Penyehatan Air.
Krida Bina Keluarga Sehat, terdiri atas 6 (enam) SKK :
1. SKK Kesehatan Ibu
2. SKK Kesehatan Anak
3. SKK Kesehatan Remaja
4. SKK Kesehatan Usia Lanjut
5. SKK Kesehatan Gigi dan Mulut
6. SKK Kesehatan Jiwa.
Krida Penanggulangan Penyakit, mempunyai 8 (delapan) SKK :
1. SKK Penanggulangan Penyakit Malaria
2. SKK Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah
3. SKK Penanggulangan Penyakit Anjing Gila
4. SKK Penanggulangan Penyakit Diare
5. SKK Penanggulangan Penyakit TB. Paru
6. SKK Penanggulangan Penyakit Kecacingan
7. SKK Imunisasi
8. SKK Gawat Darurat.
Krida Bina Gizi, mempunyai 5 (lima) SKK :
1. SKK Perencanaan Menu
2. SKK Dapur Umum Makanan/Darurat
3. SKK UPGK dalam Pos Pelayanan Terpadu
4. SKK Penyuluh Gizi
5. SKK Mengenal Keadaan Gizi.
Krida Bina Obat, meliputi 5 (lima) SKK :
1. SKK Pemahaman Obat
2. SKK Taman Obat Keluarga
3. SKK Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Zat Adiktif
4. SKK Bahan Berbahaya bagi Kesehatan
5. SKK Pembinaan Kosmetik
Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Bakti Husada adalah :
• Memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di bidang Kesehatan
• Mampu dan mau menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai :
1. kesehatan lingkungan
2. kesehatan keluarga
3. penaggulangan berbagai penyakit
4. gizi
5. manfaat dan bahaya obat.
• Mampu memberikan latihan tentang kesehatan kepada para Pramuka di gugusdepan.
• Dapat menjadi contoh hidup sehat bagi masyarakat di lingkungannya
• Memiliki sikap dan perilaku hidup sehat yang lebih mantap.
Selengkapnya...
DEWAN KERJA
Dewan Kerja
Dewan Kerja Pramuka
1. Dewan Kerja Pramuka adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan masa depan Gerakan Pramuka.
2. Dewan Kerja Pramuka merupakan bagian integral dari kwartir, berkedudukan sebagai badan kelengkapan kwartir yang diberi wewenang dan kepercayaan membantu kwartir menyusun kebijakan dan pengelolaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
3. Anggota Dewan Kerja Penegak dan Pandega Putera dan Puteri dalam jajaran kwartir dipilih oleh Musyawarah Penegak dan Pandega Putera dan Puteri jajaran kwartir yang bersangkutan kemudian disahkan dan dilantik oleh Ketua Kwartir yang bersangkutan. Masa bakti Dewan Kerja sama dengan masa bakti kwartirnya. Apabila Ketua Dewan Kerja Pramuka terpilih seorang putera, maka harus dipilih seorang puteri sebagai Wakil Ketua atau sebaliknya. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja Pramuka adalah ex-officio anggota kwartir/andalan.
4. - Tingkat Nasional disebut Dewan Kerja Nasional ( DKN )
- Tingkat Daerah disebut Dewan Kerja Daerah ( DKD )
- Tingkat Cabang disebut Dewan Kerja Cabang ( DKC )
- Tingkat Ranting disebut Dewan Kerja Ranting ( DKR )
5. Fungsi dan Tata kerja Dewan Kerja diatur dalam Surat Keputusan tersendiri.
Selengkapnya...